Senin, 21 Mei 2012

PENTINGNYA MENENTUKAN TUJUAN HIDUP


Ilustrasi


Alice : Bisa tolong beri tahu aku? jalan mana ya yang harus aku ambil darisini

Kucing : Tergantung, kamu maunya ke mana?
Alice : Mmm, ke mana saja juga boleh deh.
Kucing : Ya kalau begitu, jalan mana pun yang kamu pilih, sama saja.


Kata Pengantar
Menjelang ujian akhir, atau bahkan ketika baru saja naik kelas 12, biasanya orang bertanya: “Habis ini mau lanjutin kuliah dimana?” Pertanyaan tersebut sepertinya sangat sederhana. Tapi entah mengapa, sulit menjawabnya.
Seperti kisah “Alice In Wonderland” di atas, bila kita tidak tahu tujuan hidup kita, sekarang dan baru tersadar kehidupan yang kita miliki bukanlah kehidupan yang kita jadi tidak terarah. Bisa-bisa kita bangun 10 tahun dari sekarang dan bary tersadar, kehidupan yang kita miliki bukanlah kehidupan yang kita inginkan. Apa kita tahu, hendak jadi apa 5 tahun dari sekarang? 10 tahun dari sekarang? Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk menentukan tujuan hidupnya. Jangan bangun 10 tahun dari sekarang dan baru sadar, bukan hidup seperti ini yang ingin kita jalani…
Kita boleh saja memiliki prestasi menumpuk di banyak bidang tetapi jika kita tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, hidup kita akan seperti layang-layang putus yang tidak jelas hendak kemana.

Manfaat Tujuan Akhir

Hasil survey menunjukkan, banyak kegagalan terjadi karena hal-hal berikut ini:

1. Tidak semua orang mengetahui tujuan hidupnya.
2. Tidak semua orang mengetahui yang harus dikerjakan dalam mencapai tujuan hidupnya.
3. Tidak semua orang mempunyai ukuran keberhasilan.

Oleh karena itu, milikilah tujuan hidupmu. Dengan mengetahui tujuan hidup, manfaat yang bisa kita ambil adalah berikut:

1. Membantu mengambil keputusan
Tanpa tujuan akhir, ktia cenderung mengikuti arus/menurut saja pada orang lain, meski sebenarnya kita tidak menyukai pilihan mereka. Padahal jalan yang sekarang kita pilih akan berpengaruh besar dalam hidup.

2. Menguatkan motivasi
Jalan hidup apapun yang kita pilih pasti memerlukan pengorbanan. Sesempurna apapun suatu kondisi, pastilah ada enak dan tidak enaknya. Memiliki tujuan akhir dapat membantu kita melewati berbagai kondisi sulit dan merasa yakin dapat mencapai apa yang benar-benar diinginkan.
Cara Menentukan Tujuan Akhir
Caranya sederhana saja. Merenung, carilah tempat di mana kita bisa sendirian tanpa terganggu, jauh dari tumpukan buku dan tugas, dari game komputer dan canda teman-teman. Ajukan beberapa pertanyaan pada diri sendiri, ke lubuk hari anda yang paling dalam.
 Potensi apa sajakah yang saya miliki?
 Apa yang akan membuat saya benar-benar bahagia? (bahagia yang abadi, bukan sesaat )
 Apa yang tidak saya inginkan dalam hidup?
 Prinsip apa sajakah yang sangat mendasar bagi saya?
 Saya ingin menjadi orang seperti apa?
 Apa yang harus saya lakukan di duinia ini?

Jika pertanyaan-pertanyaan mendasar ini bisa dijawab, maka kita telah memiliki modal yang cukup untuk membuat Visi.
Mengejar Tujuan Akhir
Setelah memiliki pernyataan visi, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mewujudkannya?
Tentunya kita tidak ingin sekedar memiliki kata-kata cantik sebagai semboyan bukan?
Untuk mencapai visi, lakukanlah hal-hal berikut:

1. Hitung pengorbananMisalnya kita ingin fasih berbahasa Inggris, maka pengorbanannya kita harus mengikuti les 3 kali seminggu. Tanyakanlah pada diri apakah kita bersedia melakukan pengorbanan tersebut?2. TuliskanTuliskan secara spesifik langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan untik mencapai visi tersebut. Jika kita tidak menuliskannya maka kemungkinan besar kita akan melupakannya begitu saja. Kalau perlu kita harus membuat tulisan dan menempelkannya di setiap sudut kamar kita sehingga kita akan selalu teringat akan hal-hal yang harus kita lakukan.3. Laksanakan !!!
Rencana sebagus apapun akan sia-sia bila tidak dilaksanakan. Lakukanlah langkah-langkah jangka pendek yang telah kita tulis sebelumnya. Jangan terlalu banyak memanjakan diri.
4. Evaluasi
Secara berkala, kajilah pelaksanaan langkah-langkah yang kita lakukan. Apakah perkembangannya sudah sesuai yang diharapkan? Apakah masih realistis? Apakah minat kita sudah berkurang?
5. Masuk Pada Lingkungan Kondusif (Mendungkung)
Kita akan menjadi lebih kaut jika kita berada di linkungan yang kondusif untuk meraih cita-cita. Misalnya visi jangka pendek kita adalah meraih nilai 9, maka kita akan lebih mudah mencapainya jika kita berada dilingkungan orang yang menginginkan hal yang sama.
Memiliki tujuan akhir
dapat membantu kita melwati berbagai kondisi sulit
karena merasa yakin pengorbanan itu pantas dilakukan

0 komentar:

Posting Komentar

 
;